Jadi malu rasanya kalo nulis tentang jatuh cinta. Malu sama kamar dan laptop di depan saya atau mungkin saya harus mengambil sesuatu untuk menutupi muka saya agar saya tak malu-malu menulis ini J. Sejujurnya, saya tidak jatuh cinta saat menulis ini. Mungkin hanya cinta yang sisa-sisa. Saya hanya ingin tahu saja, bagaimana jika saya jatuh cinta lagi yang sebesar dulu.
Dulu pernah saya jatuh cinta, memberikan hampir seluruh hati ini untuk yang tercinta. Baiklah.. tak ada waktu untuk itu. Ini postingan jatuh cinta. Yaa tulisan jatuh cinta. Bagaimana saya nanti jika jatuh cinta lagi? Apa gejala jatuh cinta itu? Apakah saya akan selalu tersenyum jika mengingat “seseorang itu” atau akan bersemangat untuk selalu berkirim pesan. Yahh.. mungkin dia satu-satu nya alasan yang akan membuat hp ini harus selalu punya pulsa. hahaaha
Tapi jika di pikir-pikir, saya ini sulit jatuh cinta. Ahh.. beruntumg sekali kalian yang mudah sekali untuk jatuh cinta lagi setelah terluka oleh cinta itu sendiri. Tapi sebenarnya, bukan cinta yang menyakiti mu, cinta itu selalu ada bahkan di dalam hati yang terluka hanya saja kadang cinta diperlakukan dengan salah yang sampai membuat hati terluka atau mungkin cinta itu digunakan sebagai senjata untuk melukai.. #Jegeeerrr.
Jadi Tuhan, aku akan menunggu, menunggu sesuatu yang tak tahu kapan tiba. Seseorang yang dengan cinta nya yang tak berani menjanjikan aku apa-apa selain memberi cinta itu seterusnya. Seseorang yang akan beruntung untuk ku cintai, seseorang yang akan kukatakan cinta setiap hari untuknya, aku tak gengsiii untuk itu, mana bisa kenyang jika memakan gengsi lagi pula kamu kan orang yang ku cinta (kelak). Dan aku akan bersyukur. Seseorang itu kamu dan bukan yang lain.
Jangan lama-lama ya menemukan ku. Aku akan mencintaimu tanpa syarat, tak akan gengsi mengatakan betapa yang aku cintai itu kamu sebagai belahan jiwa ini setiap hari. Seseorang yang dengan senang hati dan yakinnya membuat ku cinta padanya dan tak begitu saja mengalihkan cinta nya kepadaa wanita lain. Karena seseorang itu mengerti betapa aku membosankan dan menyebalkan tetapi aku setia dan tak (ingin) sampai hati untuk melukai ku sepeti itu.
Buat jatuh cinta itu semudah aku menulis ini Tuhan. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar