Senin, 01 Oktober 2012

Kamu, ingat jalan pulang?

   Iwan Styawan
Aku menikmati suara satu-satu yang kini tertinggal,
lalu tertidur.
Tertidur di fikiranku.
Gelap. Tak ingin kubangunkan lagi

Gelap ini membiarkan ku sendir,
Rindu yang menyesakkan sekali-kali mampu membuat ku termegap-megap.
sekali-kali ia mampu, membuat bahasa tubuhku berbicara ;
Menangis.

Engkau kini dekat dipelupuk mataku.
Membiarkanku menari-nari di mega-mega rasaku sendiri.
Lalu dijatuhkan dengan kenyataan yang kini menjadi serpihan di hatiku.
Di hatiku.

Akulah ingatan yang tak kau kunjungi lagi.
Ingatan di tiap celah fikiranku.
Pelupuk mataku kini mengembun.
Kini ia luruh, luruh.
Di pipiku, di pipiku.

Jumat, 13 Juli 2012

Cinta, aku hilang.

aku menyamarkan cinta dari jingga nya senja yang menggurat, menghangatkan bulir-bulir air yang terarah di pipiku.
aku menghadiahi tawa pada malam yang begitu kelam hingga bintang tak takut pada sabit yang kini menghilang.
dan awan-awan berarak menjelajahi langit tetap tenang, begitu seterusnya, tanpa henti, tanpa tepi.

aku mencintaimu, dari detik itu hingga detik-detik seterusnya.

aku menyukai pada kenyataan buatan mu yang terlampau manis di perut. Kupu-kupu ini tak henti mengepakkan sayap, tak jua diam.
aku melihat mu dalam bayang, mengendap dalam setiap kelopak yang terpejam.

bisakah kau berhenti menjadi bayang-bayang sayang
sebab disini aku telah kehilangan cahaya untuk menjaga bayangmu.
kau bilang tak akan hilang, tapi nyatanya kini kau pun tak ada.

sayang, kini aku sedih.
aku benci dipermainkan waktu.

Minggu, 17 Juni 2012


Lama ku tersesat. Akhirnya, ku dapatkan diriku aman, nyaman, dan merasa menjadi “aku” tanpa perlu di buat-buat. Pada akhirnya sembari menulis ini, sembari ku nyatakan pada diri sendiri bahwa kamu bukan rumah ku lagi tapi kenyataaan memberiku pernyataan berbeda. Kamu lebih menawarkan sebuah kenyamanan. Di depan mu “aku” selalu bisa menjadi aku tanpa harus takut tak merasa sempurna. Kamu, lebih menawarkan kenyamanan, kamu menawarkan “rumah”, Tatapan itu. Yesterday, It feels like I’M HOME J .

kamis, 14 juni 2012 .
Tiada rumah lain selain kamu :))))
Jika cinta ialah tentang bagaimana cara menerima kekurangan. Jika bagimu kekurangan ku ialah kesempatan bagi mu untuk berpaling hati, kamu salah. Karena aku tentu saja membutuhkanmu, agar kekurangan ini bisa tertutupi J

Sabtu, 02 Juni 2012


Diam, dengarkan nada hati yang bergamang.
melantangkan yang telah hilang,
kamu.

Rabu, 30 Mei 2012

sajak waini


28 mey 2012

05:13 pm
Tak ada jingga sore ini, sayang. Lebih baik siapkan payung! Atau rerintik rinduku akan membasahi hatimu yang paling relung
bahkan untk menikmati senja pun. tak perlu aku mnunggu langit menjingga. karna mata itu, mata mu meneduhkanku. lbh hangat dr senja

11:46 pm
apa yang lebih sunyi dari malam--malam yang telah melarutkan semua nya? itu rindu ku yang kau bungkamkan
Pulanglah padaku, sayang! Pada peluk yang senantiasa membentang, meski luka luka yang kau torehkan di sini belum juga hilang
nyaris ku fikir kau rumah ku. melebarkan jarak menuntun ku kembali. aku yang pergi, kau yang menunggu pulang.



@iwaaaaan & @d_beeboo

#SajakWaini

Jumat, 25 Mei 2012

di nisan itu tak pernah terbaring dia sesungguhnya.

Hari ini ia terlihat cantik. Gaun yang di kenakan telah di setrika semalaman. Gaun yang berdominan hitam namun terdapat warna pink yang tak terlalu mencolok tapi jelas menggambarkan bahwa ia sedang jatuh cinta. Menghafal kata yang sama berulang-ulang semalam suntuk. Pagi ini ia terlihat begitu manis, dengan ke dua lobang di pipi kanan dan kiri nya. Ia akan terlihat manis sekali pikirnya. Pipi kiri nya sudah lebih di bolong kan lagi. Ia ingin dia menganggap bahwa senyum yg paling manis ialah milik nya. Mana mau ia terlihat jelek di depan dia yang di cintai nya itu.
            Ia pun berlatih memakai eyeliner dengan benar, dengan kelopak mata yang melipat sempurna, ia selalu merasa tak ada gunanya memakai eyeliner. Tapi sudah di bilang kan? Mana mau ia terlihat jelek di depan ia yang di cintai nya itu. Ini polesan make up selanjutnya, maskara. Iya, ia membutuh kan maskara, ia mau ingin terlihat cantik di hari ini. Itu saja. Oh ya, tentang dialog. Dia sudah begitu hafal bahkan di luar kepala.
            Dia, laki laki yang di cintai nya hari ini berulang tahun.orang yang di cintai nya hampir 3 tahun belakangan ini, orang yang di impikan nya, yang di doakan nya selama ini.